Skip to main content

Posts

I am Exclusive Pumping MOM

EP-ing, yes i am!! Apasih EP-ing itu? EP adalah Exclusive Pumping, alias tidak bisa memberi ASI secara langsung (indirect breastfeeding) tapi memberikannya dengan cara pompa rutin. Memang seperti yang kebanyakan orang bilang, kalau tidak disusui langsung produksi ASI akan menurun drastis, tapi itu tidak berlaku pada saya. Saya tekad kuat 100% harus memberikan ASI saya, jadi dengan pumping rutin dan selalu mengosongkan payudara kuantitas ASI saya tetap bisa dijaga. Bisa dilihat dari anak saya yang guenduttt dan montokkk, sukanya minum ASI. Banyak juga yang bilang ASI saya bagus karena sangat kental (ini kurang mengerti sih sebenarnya). Ada yang bilang menyusui secara langsung capek? WAHH coba rasakan dulu apa yang dirasakan oleh EPing mom. Kami harus rutin memompa ASI setiap 2-3jam sekali. Setiap malam kami harus bangun memompa, menggendong bayi menangis, tidak bisa tidur, tidak bisa beraktivitas, tidak bisa pergi jauh-jauh.. Semua kami alami dehh pokoknya, tapi kami tetap sena...

ASI vs SUFOR

Hello Moms, Pasti setiap ibu baru dan para mommy mommy di luar sana sangat concern sekali kan dengan minuman terbaik untuk anak kita ini? Yes, pasti ASI! Ya, saya mau ASI Exclusive! Ya, saya hanya mau ASI.. Optimis boleh saja, tetapi pada akhirnya akan ada sebuah hal yang membuat dan mengubah cara pandang anda selamanya :) Berikut saya mau menceritakan kisah yang saya dan anak saya, Jethro alami.. Ketika J lahir, dia langsung dibawa ke NICU karena kondisinya saat itu, sehingga tidak ada waktu untuk IMD dan karena kondisi yang tidak mendukungpun, saya baru diperbolehkan bertemu J di hari kedua pasca operasi. Hal itu menyebabkan J tidak bisa menyusu langsung (due to physical condition dimana daya hisapnya masih lemah) ditambah dengan J bingung puting.. ASI saya keluar cukup banyak.. Bahkan di hari pertama sudah bisa 30ml sekali perah. Karena tidak disusui payudara saya sangat bengkak, saya sakit, akhirnya dibantu suster RS untuk memerahnya dan seterusnya saya selalu memerah. Dar...

Proses Melahirkan Jethro Part 2

Setelah 1x24jam, akhirnya besoknya saya mempersiapkan diri untuk bertemu anak saya di pagi hari. Ternyata belom boleh di pagi itu karena anak saya sedang diperiksa oleh dokter anak dan dokter tulang untuk cek apakah ada kepatahan di sekitar bahu dan tangannya. Akhirnya suster datang ke kamar untuk mengecek ASI saya karena anak saya akan segera diberikan ASI saya. Setelah di massage oleh suster, Puji Tuhan colostrum keluar! YEAY. Segera diberikan ke Baby J.  Siang hari saya diminta untuk bangun dari tempat tidur dan mengikuti kelas apa ya namany, pokonya kelas setelah melahirkan yang diajarkan tehnik massage payudara, memandikan bayi, dan sebagainya yang dibutuhkan new mommy. Rasa bekas operasi SC itu sungguh sakit, menyiksa sekali. Setelah itu saya boleh melihat bayi saya di ruang khusus bayi yang sakit. HALO JETHRO, ini pertama kalinya mama liat Jethro. Seketika air mata saya langsung mengalir melihat malaikat kecilku sedang berjuang dengan selang-selang dan infus. Kupega...

Proses Melahirkan Jethro Part 1

8 Bulan, yes gak nyampe 9 bulan akhirnya saya sudah lahiran. Tepat di minggu ke 35 saya melahirkan baby J, ya hitungannya memang prematur. Begini ceritanya: Hari itu tanggal 7 Oktober 2015 kira-kira sore hari, saya seperti biasa lagi bermalas-malasan di rumah, duduk di tempat tidur sambil nonton rumpi transtv (inget loh saya ;p) tiba-tiba serasa kebelet pipis yang amat sangat, lalu saya berdiri dan BLAST tiba-tiba ada yang meletus dari dalam perut saya sampai pas berdiri saya seperti ngompol tapi tidak banyak. Saya masih tidak ngeh dan santai saja lalu melanjutkan ke toilet untuk buang air kecil tapi ketika berdiri kenapa ada darah-darah yang keluar, ehh pembantu saya langsung teriak "Ibu.. cepat telepon Bapak bu, cepat! Ibu mau melahirkan, ketubannya sudah pecah!!". WAAAH rasanya saya langsung stress, panik, bingung, pokonya campur aduk! Saya belom persiapan mental, saya prediksi karena anak pertama akan ada di week 40 atau 41 jadi saya tidak pernah memikirkan tentang l...

8 Months Pregnancy

8 Months already? sungguh tidak terasa.. rasanya cepat bangettt, tiba -tiba tinggal 1,5bulan lagi dong. Perlengkapan bayi belum lengkap. Suami masih sibuk banget bolak balik keluar kota, jadi bumil gabisa belanja belenji sendirian deh walaupun sebagian besar sudah terpenuhi tapi bumil tetep mau real shopping for baby :) #banyakmaunya. Jadwal suami masih fully booked sampai usia kandungan 37weeks ke luar kotanya, semoga masih sempet buat urus-urus lagi. Perut bumil udah super gede, udah naik 17kg, udah gabisa jalan lama karena mau rontokkk rasanya pinggangnya. Udah sering kontraksi palsu yang kadang bisa buat tersendu-sendu. Tiap malam tidur susah banget, kanan salah, kiri salah, udah gabisa aktifitas macem-macem pokonya. Jalan-jalan di mall aja dikit-dikit harus berhenti untuk duduk dulu. Tapi Puji Tuhan semua nya itu rasanya nikmat banget ya, bersyukur banget bisa merasakan ini semua. Sekarang sudah mulai kontrol di RS Carolus Serpong karena mau lahiran di sana. Akhirnya pilihan ...

Studio Seven Penipu aka KABUR/HILANG/xxx

Pada awalnya saya sungguh sangat membanggakan kinerja studio seven dan sebenarnya pada awalnya saya  tidak ada niatan untuk menulis tentang hal ini, tapi lama-lama saya sudah bingung dengan apa yang harus saya lakukan? Jadi begini ceritanya, pada awalnya saya memilih studio seven itu ya karena mba novi (cp di studio seven yang selalu berhubungan dengan saya) itu sangat helpful, memberikan banyak masukan dan memberikan very good deal. Itu membuat saya dan suami memilih studio seven sebagai vendor fotografi untuk acara resepsi kami (untung untuk adat kami memilih vendor yang berbeda, ya sangat beruntung!).  Semuanya berjalan lancar dari mulai prewedding, foto-foto kanvas untuk di pajang di resepsi semua lengkap kecuali album prewedding. Lalu hasil-hasil foto resepsi (rawfile) diberikan kepada kami untuk dipilih. Kemudian setelah kami pilih dan tinggal menunggu dikirim email untuk  approval hasil editan mereka dari kami, kok sudah 5 bulan tapi tidak ada-ada ya. Memang s...

Gentle Birth

Awalnya saya sangat tertarik untuk hypnobirthing tapi setelah ditelaah lebih jauh, ternyata hypnobirthing itu mengarahkan kita untuk gentle birth, dimana melakukan persalinan tanpa adanya paksaan seperti caesar atau induksi (jika memang semua baik-baik dan sehat-sehat saja tanpa adanya kasus tertentu). Memang di awal-awal kehamilan karena miom saya bermasalah, saya sangat ingin melakukan caesar dengan tujuan mengangkat miom. Tapi semakin kesini, seiring dengan miom saya sudah tidak mengganggu dan dokter menyarankan untuk melahirkan secara normal saja, maka persalinan secara gentle birth lah yang sangat saya inginkan.  Setelah mengikuti group komunitas gentle birth untuk semua di facebook, pengetahuan saya mulai terbuka dan mulai menemukan beberapa nama yang biasa menangani gentle birth ini sendiri, salah satunya untuk di jakarta dan sekitarnya adalah bidan erie marjoko. Saya memang belum pernah bertatap muka langsung dengan beliau, tapi sudah whatsapp-an dan beliau sudah menje...